:08.FM:

Hatchimm.. maaf jika saya sedikit alergi untuk menceritakan hal ini *HAH?? Oh tidak tidak, bukan alergi, tapi.. apa ya.. sebuah perasaan dan pertanyaan bodoh yang cendrung membuat saya terlihat aneh. Huh, iya, saya sering sekali bertanya berulangkali pada diri ini ”Okta sudah lulus ye? Sudah Sarjana”. *toeng. Maklum syndrom skirpsi masih saja berkeliaran, sehingga membuat niatnya untuk melanjut ke tahap berikutnya makin nendang. Halah, tulisan macam apa ini nak.. ckckck..

Okok, muqadimah yang sangat-sangat nyampah ya. Pengeneralisasian yang kurang pas *iyakali*. Baik mari kita fokus pada cerita ini. Menuntaskan janji ke seorang ukhty untuk menceritakan masa zaman sangat unyu, dimana masih awam dan terbata-bata merangkai indahnya jejak mendakwah (berat cuyy ngomong dakwah, huhuaa). Begitu kakunya ketika harus bilang akhi-ukhty, ikhwan-akhwat, dsb. Ada yang tahu 08.FM apa? Apa? Ayo apa? Ah payah, masak kagak ada yang tahu (Padahal yang ngetik aje lupa tu kepanjangannya apa #jlebbb). Tidak tidak, insyaallah tidak lupa koq iya. Kan namanya muncul dari kita juga.. ciee.. jadi 08.FM itu sama aja kayak agenda 08 (emanga Agenda 08 apa ya??). Cuma ini dalam lingkup fakultas (pertanian), dan yang ada di dalam sini bukan orang-orang yang berinisial *tetttttt* sensor!. 08.FM sendiri terbentuk akibat gagasan dari kakak-mbak, dengan maksud menjembatani agar kami punya forum yang bertujuan untuk mempererat ukhuwah, bukan hanya untuk ”sesama” tapi seluruh muslim yang ada di fakultas pertanian. Awal mula terbentuknya forum ini, dimulai dari adanya beberapa tim yang dipilih dari tiap-tiap jurusan untuk kemudian jadi mobilisator untuk temen-temen tiap jurusannya. Dari tim inilah diadakan syuro’ awalan untuk membentuk kata ”sepakat” kapan akan dilaksanakan syuro’ selanjutnya. Eh maaf ding, bukan syuro’ tapi rapat (meluruskan) :D.

Syuro’nya lucu, aneh, bin Unik. Maklum, kami masih awalan untuk membiasakan diri menyebut kata-kata seperti ane, antum, dsb. Kalopun di SMA dulu saya ikut rohis, sebutannya biasa aja tu. Pake aku, kamu, dll. Maaf lagi-lagi bukan syuro’ tapi rapat. Rapat yang dihadiri oleh beberapa orang yang wong-wong itulah. Akhirnya memilih akh Ari Saputra sebagai ketua Forum kami. Kenal nama beliau juga karena satu departement di BWPI. Orangnya?? Baru tahu saat itu. Dengan korwat ukh Jumiatun yang dipilih atas kompromi seakhwatan, bendaharanya awalnya lupa yang kemudian digantikan sama ukh Risamala Dewi. Sebenarnya tadinya kami mau membentuk divisi-divisi di forum kami, tapi kemudian diluruskan bahwa ”kita ini bukan wajiha”. Ya begitulah permulaannya. Maaf saya agak lupa bagaimana jalan ceritanya.

Untuk menunjukkan keberadaan forum ini. Maka kami sepakat untuk mengadakan launching yang dikemas dalam bentuk acara singkat 2 materi dan acara tukar kado. Acara yang ala kadarnya  namun berkesan *uhuk. Setelah penyampaian dua materi, sesi acara tuker kado pun dimulai. Dan maaf, saya dari awal sudah sedikit curiga dengan kado-kado yang di bawa ikhwan (maaf deh). Kenapa ya setiap tukar kado bawakan mereka selalu aneh-aneh. Jadi teringat cerita salah seorang ukhty saat tuker kado nadwah kemarin. Lalala yeyeye *abaike!. Jadi setelah nomor diambil masing-masing orang, kemudian mereka mengambil kado yang telah ditulis nomernya. Dan tara.. Alhamdulillah saya dapat kado yang ternyata diberikan oleh akhwat di samping saya. Sebuah buku agenda yang tahun-tahun kemarin mewarnai syuro’2 saya. Dan naasnya, apa yang didapatkan beberapa akhwat. Kado dari pihak tetangga yang buat ngakak. Ada silvi soil yang dapat kotak infaq mushalah (gue lupa isinya apa sil, cuba jelaskan). Terus silvi sosek yang dapet isi nacis, permen karet, dan miniatur pemain bola. Ini terang-terangan pembohongan publik namanya *Lhooo?. Padahal dari tampilan luarnya kado-kado itu terlihat menarik, namun isinya sesuatu sekali -__-a. Dan kami tahu persis, kado-kado aneh itu sumbernya dari pihak tetangga. Huuupft..

Begitulah awalnya 08.FM dilaunching, setelah pada akhirnya tenggelam dari permukaan. Maklum kagak bisa berenang *iyakalliii*. Karena kesibukan masing-masing, juga karena kesulitan menemukan hari yang pas. Tapi Saya bangga punya temen-temen 08, yang walau ada yang rada-rada aneh, tapi tetap menjadi kenangan unik. Mau tahu anehnya apa? Kami para akhwat pernah dipanggil ikhwannya ”ukhty akhwat” (agak boross), pernah juga dengan blak-blakan ngurusin agenda syar’i mereka di depan kami (mulai rusuh). Hanya bisa geleng-geleng, beristigfar, dan senyum gak jelas. Angkatan yang tergolong banyak, dianggap kompak sama adek-adek (iyo ye??), dan termasuk yang cepet out dari kampus (untuk yang satu ini beneran di atas Kuasa Allah dah).

Semoga Allah senantiasa menjaga ukhuwah kita, agar tetap kuat ikatannya, terjaga hingga bertemu lagi di JannahNya. Aamiin.. Always miss u All

*Dan gue mau protes, untuk tidak lagi jadi jarkom ya!! Gue ini alumni, tolong dihargai!! #jedugg*

Zzzzzzzzzzzzz

;nepati-janji-

Advertisements

12 thoughts on “:08.FM:

  1. ncepp

    Lucuuu mbak, pernah juga waktu tukar kado di LDF ad kadept yg ngasih pasta gigi+sabun mandi trus dibungkus pake koran yg di bakar2 gitu. garuk2 tanah b jingok ny mb.. ==”

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s