menafsir wajah

tak selamanya menangkap raut bisa dilakukan semua orang

pun bagi si pemilik wajah, tak selamanya ekspresi adalah pantulan hati

sebaiknya, memang kitalah yang selalu belajar menafsir wajah itu.

meski senyum merekah dibibir

namun bisa saja hati sedang terbalut luka memerih

bisa jadi bekas perkataan kita, atau orang lain

bisa jadi bekas perbuatan kita, atau orang lain

menafsir wajah, adalah bukan sekedar menatapnya lama. namun membaca sisian-sisian tersembunyi itu.

karena, ada banyak orang yang memilih tak bercerita. meski memerih luka yang ia rasa.

menafsir wajah, bukan sekedar saling menautkan senyum. lantas memutuskan bahwa, dia telah cukup bahagia. bisa saja, ia memilih diam karena tak mau sibuk menebar sedihnya.

menafsir wajah, wajah itu.

wajah saudara kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s