bisik

aku pikir telah selesai, namun ternyata kau ulangi lagi dari awal.

dan justru membuat semuanya pengap, tak berudara.

saat kita mengira, dari dulu memang tak pernah ada kita. hanya ada, aku dan kau.

semestinya, tak perlu berkata apapun. tentang sesuatu ang bahkan, berbisikpun tidak.

do’aku hanya, semoga Allah lembutkan hatimu. sehingga, ini bukan lagi tentang kita.

tapi, kau-aku.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s